Bersusah Payah! Manchester City Taklukan Southampton

Bersusah Payah! Manchester City Taklukan Southampton

Manchester City terus melanjutkan tren positif untuk mempertahankan gelar League Cup untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah mengalahkan Southampton dengan skor 3-1 dalam jadwal bola yang mentas di Etihad Stadium.

Tim asuhan Ralph Hasenhuttle ini sedang dalam performa buruk setelah dihantam Leicester dengan live skor sembilan gol tanpa balas di Premier League akhir pekan lalu. Dan malapetaka Saints dibuka dengan gol yang dicetak oleh Nicolas Otamendi lewat sundulan kepalanya di menit ke-20.

Kemudian Sergio Aguero menambah keunggulan sang jawara bertahan dengan dua golnya untuk mengamankan tiket perempat final bagi City. Namun City harus kebobolan lewat gol yang dicetak oleh Jack Stephens 15 menit jelang laga usai.

Namun kemenangan ini harus dibayar mahal oleh City khususnya dengan krisis pemain di lini belakang setelah Angelino harus ditandu keluar lapangan kala menderita cedera hamstring di babak kedua.

Bersusah Payah! Manchester City Taklukan Southampton

Serius di Carabao Cup

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan bahwa ia akan tampil serius di ajang Carabao Cup ini mengingat kesuksesan di dua musim beruntun. Pep pun menurukan beberapa pemain utamanya sebagai tanda ia tidak menganggap remeh lawan setelah Sergio Aguero, Gabriel Jesus, Riyad Mahrez dan Bernardo Silva menggalang lini depan City.

“Ajang ini cukup bergengsi dan kami tidak akan melepas ajang ini begitu saja. Anda harus ingat bahwa Southampton adalah lawan yang tangguh apalagi dengan menumpuk lini belakang mereka dengan banyak pemain. Namun laga kali ini berjalan sangat menarik dan seru,” ujar mantan pelatih Bayern Munich ini.

Pep pun memberikan perhatian khusus kepada tiga pemain muda yang diturunkan olehnya pada pertandingan ini yaitu Adrian Bernabe, Tommy Doyle dan Eric Garcia. Pep pun mengungkapkan bahwa ketiga pemain belia tersebut setidaknya mampu menunjukkan kualitas mereka untuk bersaing masuk ke tim utama.

Fakta-Fakta Pertandingan

  • Sergio Aguero sejauh ini sukses menorehkan lima gol dalam lima jadwal bola terakhir ketika berhadapan dengan The Saints di seluruh kompetisi. Torehan ini tentu saja sangat impresif mengingat sebelumnya mantan penyerang Atletico Madrid tersebut hanya mampu menyumbang dua gol dalam tujuh laga melawan Southampton ini.
  • Setelah bergabung bersama The Citizen pada bulan Agustus tahun 2011 lalu, Kun Aguero telah menyumbang 242 gol dari 350 laga di seluruh kompetisi. Gol yang ia cetak melawan Soton menjadi gol yang ke-9 di ajang League Cup.
  • Nicolas Otamendi telah menyumbang 2 gol dalam enam pertandingan terakhir bersama Man City. Torehan tersebut menyamai sumbangannya dalam 66 laga bersama The Citizens.
  • Di ajang League Cup ini, sang juara bertahan mencetak rekor tak terkalahkan dalam 14 laga dengan torehan 4 laga berkesudahan imbang dan 10 laga berhasil dimenangkan oleh Kevin De Bruyne dan kawan-kawan. Kekalahan terakhir mereka dapatkan kala harus mengakui keunggulan sang rival sekota Manchester United dengan live skor 1-0 di Old Trafford pada musim 2016-17.
Romelu Lukaku Menjadi Pemain Kunci Saat Inter Milan Kalahkan Brescia Di Kandang

Romelu Lukaku Menjadi Pemain Kunci Saat Inter Milan Kalahkan Brescia Di Kandang

Inter Milan tengah menjalani laga ketat dan padat di bulan Oktober ini. Bagaimana tidak, skuat asuhan Antonio Conte ini harus menjalani 4 laga beruntun dalam kurun waktu 9 hari sehingga ancaman kelelahan sempat menghantui skuat La Beneamata. Meskipun menghadapi jadwal bola yang ketat, namun pemain Inter Milan ini tetap mejalani laga demi laga dengan penuh semangat dan percaya diri untuk mendapatkan poin guna menggeser posisi Juventus sebagai capolista Serie-A.

Kala menghadapi Brescia di Stadion Mario Rigamonti, Inter Milan turun dengan kekuatan penuh dengan menurunkan duet penyerang andalan yakni Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku. Bahkan kedua penyerang tersebut berhasil mencetak gol untuk kemenangan Inter Milan atas Brescia.

Jalannya Pertandingan Inter Milan VS Brescia

Romelu Lukaku Menjadi Pemain Kunci Saat Inter Milan Kalahkan Brescia Di Kandang

Pada pekan ke 10 lanjutan Serie-A, Inter Milan ditantang oleh tim promosi yakni Brescia di Stadion Mario Rigamonti. Meskipun dibayangi ancaman kelelahan, tetap saja skuat asuhan Antonio Conte ini berhasil mendominasi jalannya pertandingan.

Terbukti, lewat serangan apik yang dikomando Marcelo Brozovic, Nicolo Barella, dan Lautaro Martinez ini sukses menceploskan gol di menit 23 melalui aksi kerja sama  yang dituntaskan sendiri oleh Lautaro Martinez. Keberhasilan Lautaro Martinez membobol gawang Brescia inilah yang menjadikan penyerang asal Argentina ini menjadi salah satu top skor Serie-A dengan koleksi 4 gol dari 10 pertandingan.

Namun, Lautaro Martinez bukan menjadi “pemain bintang” dalam pertandingan melawan Brescia. Sebab, beberapa situs website penyedia tayangan live skor bola hingga ulasan prediksi pertandingan bola ini mencatat bahwa Romelu Lukaku lah yang menjadi Man Of The Match dalam pertandingan tersebut.

Mengapa Romelu Lukaku Layak Menjadi Man Of The Match Dalam Pertandingan Melawan Brescia?

Memang sangat layak menobatkan Romelu Lukaku sebagai Man Of The Match dalam pertandingan melawan Brescia. Sebab, Romelu Lukaku berhasil mencetak gol yang cukup indah dengan melakukan tembakan keras dari luar kotak pinalti serta gol tersebut mampu menyamai rekor dari salah satu legenda Inter Milan yakni Diego Milito yang kini sama-sama mengoleksi 5 gol tandang dalam 10 laga Inter Milan di lanjutan liga Serie-A Italia.

Menurut hasil analisa situs jadwal bola dan juga penyedia live streaming pertandingan Serie-A ini menyebutkan bahwa Romelu Lukaku juga menjadi salah satu penyerang yang tidak hanya piawai dalam urusan menyerang dan mencetak gol saja, namun Romelu Lukaku juga kuat dalam membantu pertahanan sehingga Inter Millan menjadi salah satu tim paling sedikit kebobolan yakni baru 10 gol yang bersarang di gawang Samir Handanovic.

Oleh sebab itu, tak heran bila Romelu Lukaku menjadi pemain terbaik atau Man Of The Match dalam pertandingan melawan Brescia berkat permainan impresif dan tak kenal menyerah yang ditunjukkan oleh Romelu Lukaku meskipun ia baru saja tampil dalam 4 pertandingan sebelumnya tanpa menunjukkan gestur kelelahan.

Raul Gonzales Digadang Gadang Sebagai Calon Pelatih Real Madrid

Raul Gonzales Digadang Gadang Sebagai Calon Pelatih Real Madrid

Real Madrid tengah menjadi sorotan kala performa yang labil di awal musim 2019/2020. Sebab, di kancah La Liga saja Real Madrid masih belum menunjukkan taring dan kerap mengalami kekalahan dari tim semenjana seperti kala bertandang di markas Real Mallorca selaku tim promosi dari Segunda B Liga Spanyol. Memiliki sederet bintang sepak bola papan atas seperti Thibaut Courtois, Eden Hazard, Sergio Ramos, Karim Benzema, hingga wonderkid asal Brasil yakni Vinicius Junior tentu saja menjadi beban mental tersendiri bagi pelatih Real Madrid saat ini yakni Zinedine Zidane untuk mengangkat performa El Real.

Sebab, menurut pantauan situs website penyedia jadwal bola terbaru, live streaming, hingga preview pertandingan bola ini menyatakan bahwa presiden klub yakni Florentino Perez mulai jengah pada performa anak asuh Zinedine Zidane yang menunjukkan performa kurang memuaskan. Tak heran bila Florentino Perez mulai mencari suksesor Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid musim depan.

Raul Gonzales Masuk Dalam Bursa Calon Pelatih Real Madrid

Raul Gonzales Digadang Gadang Sebagai Calon Pelatih Re

Masih menurut situs website penyedia jadwal sepak bola terbaru, liveskor bola, dan juga gosip tentang bursa transfer pemain dan pelatih ini menuturkan bahwa Florentino Perez telah memiliki daftar calon pelatih anyar El Real guna menggantikan posisi dari Zinedine Zidane andai kata Zidane gagal mengangkat performa tim sesuai dengan target presiden klub. Calon suksesor tersebut di antaranya  adalah:

  • Jose Mourinho

Jose Mourinho merupakan mantan pelatih Real Madrid musim 2010. Mourinho datang ke Real Madrid sebagai suksesor dari Manuel Pellegrini yang sebelumnya dipecat oleh jajaran manajer Real Madrid. Mourinho datang ke Madrid setelah ia sukses meraih treble winners bersama Inter Milan. Namun, mourinho kerap berselisih paham dengan para pemain seperti Mezut Ozil hingga Sami Khedira yang menyebabkan keretakan hubungan antara pemain dan pelatih. Kini, Mourinho santer dikabarkan akan kembali melatih Real Madrid sebagai suksesor Zinedine Zidane.

  • Raul Gonzales

Raul Gonzales merupakan salah satu legenda dari Real Madrid. Sebagai salah satu pemain pencetak gol terbanyak sepanjang masa, Real Madrid tentu saja ingin sang legenda menjadi pelatih El Real di masa mendatang atau bahkan sebagai suksesor dari Zinedine Zidane. Oleh sebab itu, jajaran manajer Real Madrid telah mempersiapkan Raul Gonzales apabila presiden klub kemudian memberhentikan Zinedine Zidane dan resmi menunjuk Raul Gonzales sebagai penggantinya.

Itulah beberapa calon pelatih pengganti dari Zinedine Zidane andaikata Zidane gagal membawa Real Madrid mencapai target yang diusung oleh presiden klub. Beberapa situs website penyedia jadwal bola terbaru hingga analisis pertandingan menunjukkan bahwa memang Raul Gonzales menjadi calon pelatih terkuat dibandingkan dengan calon pelatih yang dirumorkan melatih Real Madrid di musim mendatang.

Conte Ingin Direktur Inter Penuhi Janji Pada Bursa Transfer 2020

Conte Ingin Direktur Inter Penuhi Janji Pada Bursa Transfer 2020

Perjalanan Inter Milan di Serie A cukup mulus.  Update liveskor terbaru, tim asuhan Antonio Conte tersebut berhasil bersaing ketat dengan Juventus dan berhasil bertengger di puncak klasemen.  Meski demikian, Conte telah menyampaikan keinginan untuk merekrut pemain baru kepada manajemen klub.

Conte Tak Ingin Paksa Mesin Tim di Luar  Batas

Conte Ingin Direktur Inter Penuhi Janji Pada Bursa Transfer 2020

Keinginan Conte cukup dimengerti sebab kondisi timnya saat ini cukup mengkhawatirkan. Ia mengeluh sebab terpaksa harus menggunakan pemain yang sama dalam dua laga yang hanya berjarak empat hari. Conte tentu tidak ingin ini terus terjadi, dan coba melakukan antisipasi kondisi dengan mengajukan permintaan transfer.

Berdasarkan update live skor, sejauh ini Inter Milan hanya mengalami satu kali kekalahan, yakni saat berlaga melawan Juventus.  Pasalnya Ia yakin bahwa kondisi optimal tim tidak akan bertahan lama jika terus dipaksa bermain dalam jarak waktu yang singkat. Conte mencoba bertahan dan mengantisipasi hal-hal tidak terduga.

Conte ingin tambahan skuat untuk memperkuat lini tengah dan lini depan. Beberapa nama yang diprediksi menjadi bagian dari tim Conte pada Januari mendatang adalah Nemanja Matic dan Ivan Rakitic. Keduanya berpeluang besar merapat ke Inter Milan sebab kurang mendapat jadwal turun laga pada musim ini.

Sedangkan untuk lini depan, satu nama yang cukup potensial direkrut adalah Olivier Giroud.  Striker Chelsea ini tak lagi dijagokan dalam tim utama sebab Frank Lampard, sang pelatih lebih menyukai Tammy Abaraham.  Sebelumnya Giroud juga pernah diasuh oleh Conte saat keduanya bersama di Chelsea.  Satu nama lagi yang juga dikabarkan ingin membela Inter Milan adalah Zlatan Ibrahimovic.  Berdasarkan update informasi bola dan liveskor, sang agen bahkan dikabarkan telah menguhubungi manajemen Inter Milan untuk melakukan penawaran.

Conte Tunggu Realisasi Janji Dari Direktur Tim

Jika ditanya komentarnya terkait rencana transfer, Conte mengaku enggan termakan janji direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta.  Ia hanya ingin menunggu realisasi dari janji Marotta.  Ia menyatakan bahwa setelah empat bulan mengasuh tim, Ia mulai menyadari apa yang tidak terlihat saat di bulan Juni lalu.

Sebelumnya, saat menjelang laga lanjutan seri A melawan Brescia (30/10/19), Marotta menyampaikan bahwa Ia sadar dengan kondisi keterbatasan pemain saat ini dan berencana memperbaikinya melalui bursa transfer Januari 2020.  “Kami akan melihat kondisi bursa transfer.  Meskipun jarang terjadi kesepakatan yang bagus namun kami akan berusaha”, ujar Marotta.

Saat dikonfirmasi usai pertandingan, Conte menjawab bahwa Ia telah memahami dan menunggu solusi nyata atas keluhannya.  Permasalahan yang Ia hadapi saat ini bukan soal keyakinan dukungan klub kepada tim, tetapi Ia dan para pemain harus bertahan untuk semua hal yang mungkin terjadi.  Live skor terbaru menyebutkan bahwa Inter Milan telah mengoleksi 28 poin dari total 11 pertandingan, mempertahankan performa ini adalah tantangan besar bagi Conte dan tim.

Upaya kerja keras pemain dalam menghadapi situasi terbatas sangatlah realistis.  Mereka berupaya dengan cara positif untuk mendapatkan prestasi dan kelayakan finansial.  Berbeda dengan para penjudi yang memilih bertaruh bola untuk mendapatkan uang.  Aktivitas judi sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai sportivitas di dalam dunia sepak bola.

Jejak Karir Lionel Messi Dalam Dunia Sepak Bola

Jejak Karir Lionel Messi Dalam Dunia Sepak Bola

Siapa yang tidak kenal dengan Lionel Messi? Dia merupakan atlet sepak bola berbakat yang lahir di Rosario, tanggal 24 Juni 1987. Dunia sepak bola yang telah membesarkan namanya ternyata telah dia geluti mulai umur 5 tahun. Saat itu dirinya bermain di klub Grandiola. Klub ini diasuh oleh ayah kandung Messi. Messi tercatat hanya 3 tahun saja berada di bawah naungan klub ayahnya.

Saat usia Messi tepat 8 tahun dia bermain di klub Newell’s Old Boys. Dari sinilah akhirnya kemampuan Messi baru terlihat jelas dan layak diperhitungkan. ​Menurut data yang berhasil dikumpulkan oleh perkumpulan sepak bola Rosario. Messi begitu gemilang, dia berhasil menorehkan 234 gol dengan total pertandingan sebanyak 176. Sungguh mengagumkan sekali prestasi di usia belia. Berkat kemampuan emas tersebut. Tim besar Spanyol telah berani melirik Messi.

Awal Mula Karir Gemilang Messi Di Klub Besar Spanyol

Jejak Karir Lionel Messi Dalam Dunia Sepak Bola

Sebuah klub besar Spanyol yakni Barcelona, akhirnya berhasil meminang Messi di usianya yang cukup belia. Tepatnya tanggal 14 Desember 2000, Messi berpindah ke Catalonia demi membela Barcelona. Meskipun saat itu Messi masih bergabung dengan tim junior. Selang beberapa waktu melalui prestasi cemerlangnya, Messi ditunjuk untuk memperkuat tim senior. Saat bersama tim inilah awal ketenaran Messi diperlihatkan.

Informasi pada jadwal bola mencatat, saat tanggal 16 November 2003, dia sudah berkesempatan ikut laga persahabatan melawan FC Porto. Selang setahun kemudian tepatnya tanggal 16 oktober 2004. Sang pelatih memberikan kesempatan emas untuk dirinya ikut kompetisi La Liga dengan lawan main RCD Espanyol.

Saat dua debut perdananya bersama tim senior Barcelona Messi belum berhasil memberikan gol. Setelah setahun lamanya catatan dari live skor menunjukkan bahwa Messi berhasil menyumbangkan satu gol ketika melawan Albacete. Hal ini semakin meyakinkan pelatih bahwa Messi layak dipertahankan.

Prestasi yang ditunjukkan Messi tidak meredup begitu saja. Terbukti pada tahun yang sama saat dirinya pertama kali mencetak gol. ​​​​​​Live skor mencatat informasi penting yakni, Messi mampu membawa Argentina berhasil lolos sebagai juara Piala Dunia U-20. Prestasi itu dia torehkan tanggal 2 juli 2005. Bahkan sebuah kejutan lain ditunjukkan dengan terpilihnya dirinya sebagai pemain terbaik Piala Dunia U-20.

Meskipun telah mendapatkan gelar istimewa. Messi tidak pernah berpuas diri, ja​​​​​dwal bola dengan simpanan informasi tertera namanya berhasil mencetak gol kembali. Ketika itu tanggal 2 november 2005, sebagai awal debutnya dalam Liga Champions, gol cantik ia berikan untuk Barcelona. Melalui klub besar Spanyol ini segudang penghargaan ia terima. Selain membawa nama baik klub Barcelona. Prestasi itu sebagai cikal bakal kemilaunya saat ini.

Bahkan para penjudi bola selalu berani bertaruh lebih ketika klub tempat Messi bermain menghadapi sebuah laga. Mereka umumnya yakin kalau kemenangan akan selalu berpihak ke klub tersebut. Padahal hal itu tidaklah selalu tepat, yang akhirnya mereka harus rela kalah taruhan, uangpun melayang sia-sia. Rugi sekali bukan?lebih baik tidak perlu ikut taruhan bola, meskipun Anda fanatik dengan salah satu tokoh beserta klubnya.

​​​​​